
GenPI.co - Mendes PDT Yandri Susanto membantah beberapa dalil dalam putusan MK yang membatalkan kemenangan Ratu Rachmatuzakiyah-M. Najib Hamas di Pilkada Serang.
Mahkamah Konstitusi juga memerintahkan kepada KPU untuk menggelar pemungutan suara ulang (PSU) di Pilkada Serang.
Yandri yang merupakan suami dari Ratu Rachmatuzakiyah, disebut MK terlibat pemberian dukungan dari kepala desa terhadap istrinya itu.
BACA JUGA: Kader Gerindra Minta DKPP Pecat Semua Anggota KPU RI Buntut PSU di Pilkada Kukar
“Jadi saya perlu luruskan dalil-dalil yang MK sampaikan,” katanya dikutip dari Antara, Rabu (26/2).
Politikus PAN itu mengungkapkan MK menyebut dirinya terlibat dengan aparat desa di Serang, karena hadir dalam Raker Apdesi Serang, Banten pada 3 Oktober 2024.
BACA JUGA: MK Batalkan Hasil Pilkada di 24 Daerah, KPU Siap Jalankan Pemungutan Suara Ulang
Dia mengaku saat itu dirinya belum menjabat sebagai Mendes PDT, karena pelantikan baru dilakukan pada 21 Oktober 2024.
Dirinya saat itu juga sudah tidak menjabat Wakil Ketua MPR RI karena sudah berhenti per 30 September 2024.
BACA JUGA: MK Putuskan PSU Pilkada di 24 Daerah, PKB: Kerja KPU Tidak Profesional
“Saya diundang sebagai narasumber. Saya di situ sampaikan mengenai bagaimana Banten bebas korupsi,” tuturnya.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News