GenPI.co - BPBD menyebut bencana hidrometeorologi di Kabupaten Serang, Banten, menerjang 32 desa di 17 kecamatan, hingga Selasa (13/1) malam.
Kepala BPBD Serang Ajat Sudrajat mengatakan ada 5.386 kepala keluarga (KK) terdampak bencana, hingga pukul 20.30 WIB.
“Ada 5.386 KK atau 19.088 jiwa terdampak banjir, tanah longsor, dan angin kencang,” katanya dikutip dari Antara, Rabu (14/1).
BACA JUGA: Viral Bantuan Korban Bencana Menumpuk di Gudang BPBD Bireuen
Mereka yang terdampak, termasuk kelompok rentan. Terdiri dari 439 lansia, 1.922 balita dan anak, 3 ibu hamil, dan 24 ibu menyusui.
Bencana yang dpicu hujan lebat selama satu hari, juga menimbulkan kerusakan rumah warga. ada 4.934 rumah yang terdampak.
BACA JUGA: Gelombang Panas dan Kebakaran Hutan Melanda Victoria, Australia Siaga Bencana
Jumlah itu, rinciannya 4.889 rumah terendam banjir, 44 rumah terdampak longsor, dan satu rumah rusak akibat angin kencang.
BPBD mengungkapkan pemicu banjir, karena sejumlah sungai besar meluap, antara lain Sungai Ciwaka, Cikalumpang.
BACA JUGA: BNPB Target Tak Ada Pengungsi Korban Bencana Saat Ramadan di Sumatera Utara
Kemudian, Sungai Cidurian, Ciujung, Sumur Gede, dan Rawa Danau. Ketinggian muka air bervariasi antara 2 hingga 60 sentimeter.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News


















































