MUI Desak Kaji Ulang Pengiriman TNI ke Gaza, Dinilai Berisiko Tinggi

2 hours ago 6
MUI Desak Kaji Ulang Pengiriman TNI ke Gaza, Dinilai Berisiko Tinggi - GenPI.co
MUI mendesak pemerintah mengkaji ulang rencana pengiriman 8.000 pasukan TNI ke Gaza, sebagai bentuk komitmen dalam Dewan Perdamaian. (Foto: ANTARA/HO-MUI)

GenPI.co - Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendesak pemerintah mengkaji ulang rencana pengiriman 8.000 pasukan TNI ke Gaza, sebagai bentuk komitmen dalam Dewan Perdamaian.

Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional Sudarnoto Abdul Hakim mengatakan belum ada kerangka misi perdamaian dalam organisasi itu.

“Indonesia harus hati-hati, kalau mau mengirim TNI ke Gaza,” katanya dikutip dari Antara, Kamis (12/2).

BACA JUGA:  Penanganan Kasus 5 Prajurit TNI AL di Talaud, Dipastikan Transparan

Sudarnoto menilai misi tersebut, memiliki risiko secara politik dan moral terhadap posisi Indonesia yang konsisten membela Palestina.

Dia mengaku tidak ingin Indonesia terjebak dalam agenda hegemoni Amerika Serikat. Selain itu, organisasi bentukan Presiden AS Donald Trump itu belum jelas.

BACA JUGA:  23 Prajurit TNI Diduga Hilang dalam Longsor Cisarua, Cuaca Buruk Hambat Pencarian

Sudarnoto menyampaikan Dewan Perdamaian belum diketahui apakah di bawah mandat Dewan Keamanan PBB atau jalur lain, semisal International Stabilization Force (ISF).

“Misi perdamian dalam perspektif ISF sangat berbahaya. Indonesia, jangan sampai terjebak agenda hegemonik AS atau Israiel, yakni menundukkan Gaza,” ujarnya.

BACA JUGA:  NasDem Tak Masalah Personel TNI dan Polri Ditambah 2 Kali Lipat untuk Keamanan Haji

MUI juga mengingatkan risiko Indonesia terlibat konflik dengan Hamas. Sebab, dianggap terlibat agenda perdamaian yang merugikan Palestina.

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Read Entire Article
Kuliner | Cerita | | |