GenPI.co - Perusahaan induk Facebook, Meta, telah menandatangani tiga kesepakatan untuk memasok tenaga nuklir bagi pusat data kecerdasan buatan (AI).
Dilansir AP News, Kamis (15/1), pasokan energi dari kesepakatan ini setara dengan kebutuhan listrik lima juta rumah tangga.
Meta mengumumkan perjanjian dengan TerraPower, Oklo, dan Vistra untuk mendukung pembangunan pusat data AI Prometheus di New Albany, Ohio.
BACA JUGA: Minim Teknologi, Peringatan Dini Longsor Masih Andalkan Prakiraan Cuaca
Prometheus akan menjadi klaster pusat data berkapasitas 1 gigawatt yang tersebar di beberapa gedung dan diperkirakan mulai beroperasi tahun ini.
Rincian keuangan dari kesepakatan dengan ketiga perusahaan tersebut tidak diungkapkan.
BACA JUGA: Bendung Gelombang Diabetes Tipe 2, Skotlandia Andalkan Teknologi Digital
Namun, Meta menyebut kesepakatan ini akan mendukung hingga 6,6 gigawatt energi bersih pada 2035.
Sebagai gambaran, 1 gigawatt bisa memasok listrik untuk sekitar 750.000 rumah.
BACA JUGA: Jembatan Layang Lettu Karim Gandus Diresmikan Herman Deru, Teknologinya Modern
Meta mengatakan proyek ini menambah pasokan listrik yang andal dan stabil ke jaringan listrik, memperkuat rantai pasokan nuklir Amerika Serikat, serta mendukung lapangan kerja baru.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News


















































