GenPI.co - Pedagang es gabus bernama Sudrajat (50) mengaku trauma mendalam seusai dituduh dan dianiaya aparat.
Insiden tersebut dilakukan oknum anggota Babinsa TNI dan Bhabinkamtibmas Polri di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat, setelah dia dituding membuat es gabus dari bahan berbahaya
Peristiwa ini terjadi saat Sudrajat berjualan seperti biasa pada Sabtu (24/1).
BACA JUGA: Viral Isu Es Gabus Mengandung Busa Kasur dan Spons, Polisi Ungkap Fakta
“Saya jualan es kue sudah 30 tahun, tidak pernah ada komplain. Baru Sabtu kemarin kejadian seperti ini,” kata Sudrajat, dikutip Rabu (28/1).
Dia menjelaskan insiden bermula ketika seseorang yang diduga anggota polisi berpura-pura membeli esnya.
BACA JUGA: Viral Pedagang Dituduh Jual Es Gabus Berbahaya, Aparat Minta Maaf
Setelah transaksi dilakukan, es ini diremas-remas lalu Sudrajat dituduh menjual es beracun.
“Polisinya beli, lalu esnya diremas-remas, dan dibilang ini es racun,” papar Sudrajat.
BACA JUGA: Viral Dokter Bantah GERD Sebabkan Gangguan Jantung, Warganet: Belajar Lagi, Dok!
Setelah itu Sudrajat dipanggil dan dibawa ke sebuah pos bersama dagangannya untuk dimintai keterangan.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News


















































