
GenPI.co - Personel Satgas Gakkum Operasi Damai Cartenz 2025 melakukan evakuasi dan olah tempat kejadian perkara (TKP) kasus penyerangan guru honorer dan tenaga kesehatan oleh KKB di Distrik Anggruk, Kabupaten Yahukimo.
Dalam insiden ini, 1 guru meninggal dunia dan 6 orang lain terluka oleh Organisasi Papua Merdeka (OPM).
Mereka diketahui juga melakukan pembakaran fasilitas publik.
BACA JUGA: Gubernur NTT Upayakan Pemulangan Jenazah Guru Korban KKB di Papua
Kaops Damai Cartenz 2025, Brigjen Pol Faizal Ramadhani, mengatakan olah TKP dilakukan di tiga lokasi utama, yakni kompleks perumahan guru SD Advent Anggruk, Gedung RS Efata Angguruk, dan sekolah.
"Tim gabungan juga mengevakuasi sejumlah korban luka dan korban meninggal dunia dari lokasi kejadian menuju RS Efata dan selanjutnya ke Dekai, Yahukimo," kata dia, dikutip Selasa (25/3).
BACA JUGA: KKB Serang Guru di Yahukimo, TB Hasanuddin: Harus Segera Ada Tindakan Tegas
Faizal membeberkan olah TKP adalah bagian penting dari proses penyidikan berbasis Scientific Crime Investigation.
Hal ini dilakukan demi mengungkap kebenaran peristiwa pidana.
BACA JUGA: KKB Bunuh 6 Guru dan Bakar Rumah di Papua
"Olah tempat kejadian perkara dilaksanakan untuk membuat terang suatu peristiwa pidana sebagai bagian dari Scientific Crime Investigation sehingga kami dapat mengumpulkan barang bukti, keterangan saksi di lapangan untuk dapat mengetahui bagaimana peristiwanya dan siapa pelaku," papar dia.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News