Kendal – Lapas Terbuka Kendal terus berinovasi dalam mengembangkan program pembinaan kemandirian bagi warga binaan sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional. Salah satu inovasi yang saat ini dikembangkan adalah budidaya bebek yang dikelola di area Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Lapas Terbuka Kendal, Jumat (31/07/2026).
Saat ini, Lapas Terbuka Kendal memelihara sebanyak 131 ekor bebek yang dirawat secara intensif oleh warga binaan di bawah pendampingan petugas. Kegiatan tersebut menjadi media pembelajaran bagi warga binaan untuk memperoleh keterampilan di bidang peternakan yang diharapkan dapat menjadi bekal usaha setelah kembali ke tengah masyarakat.

Selain memberikan manfaat dalam aspek pembinaan, budidaya bebek juga menjadi bagian dari upaya Lapas Terbuka Kendal dalam mewujudkan kemandirian pangan melalui pengembangan sektor peternakan yang produktif dan berkelanjutan.

Kepala Lapas Terbuka Kendal, Nu'man Fauzi, menyampaikan bahwa pengembangan budidaya bebek merupakan bentuk komitmen Lapas Terbuka Kendal dalam menghadirkan program pembinaan yang produktif dan memberikan manfaat nyata.
"Budidaya bebek ini tidak hanya mendukung program ketahanan pangan, tetapi juga menjadi sarana pembinaan kemandirian bagi warga binaan. Melalui kegiatan ini mereka memperoleh pengalaman dan keterampilan beternak yang dapat menjadi bekal ketika kembali ke masyarakat. Kami terus berupaya mengembangkan berbagai sektor pembinaan agar mampu menciptakan warga binaan yang lebih mandiri, produktif, dan siap berkontribusi secara positif, " ujar Nu'man Fauzi.
Sementara itu, Kasubsi Kegiatan Kerja Lapas Terbuka Kendal, Murwoto, menjelaskan bahwa sistem pemeliharaan bebek dilakukan dengan cara diumbar di kolam yang berada di dalam lingkungan lapas agar ternak dapat tumbuh secara optimal sekaligus menjadi media pembelajaran yang efektif bagi warga binaan.
"Sebanyak 131 ekor bebek kami pelihara dengan sistem diumbar di kolam yang berada di dalam area Lapas Terbuka Kendal. Sistem ini memberikan ruang gerak yang lebih alami bagi bebek sehingga pertumbuhannya lebih baik, " jelas Murwoto.
Melalui pengembangan budidaya bebek ini, Lapas Terbuka Kendal berharap mampu memperkuat keberhasilan program pembinaan kemandirian sekaligus mendukung terciptanya ketahanan pangan yang berkelanjutan.
(Humas LPT Kendal)


























