Kendal – Lapas Terbuka Kendal terus berupaya mengoptimalkan program pembinaan kemandirian melalui budidaya burung puyuh. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menjaga kesehatan sekaligus meningkatkan produktivitas burung puyuh melalui pemberian vitamin secara berkala, Sabtu (08/08/2026).
Warga binaan didampingi petugas memberikan Coturnix Bio Vit yang dicampurkan ke dalam air minum burung puyuh. Pemberian vitamin ini ditujukan untuk mendukung peningkatan produksi telur sekaligus menjaga kondisi burung puyuh agar tetap sehat dan produktif.

Selain membantu meningkatkan produksi telur, vitamin tersebut juga berfungsi untuk meningkatkan nafsu makan, membantu mengurangi stres, serta mengurangi bau amoniak yang berasal dari kandang. Pemberian dilakukan secara berkala setiap lima hari sekali, dengan takaran 200 ml vitamin untuk 15 liter air minum.
Kepala Lapas Terbuka Kendal, Nu’man Fauzi, mengatakan bahwa perawatan dan pemeliharaan menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan program budidaya puyuh.
“Budidaya puyuh tidak hanya berorientasi pada hasil produksi, tetapi juga bagaimana kita menjaga kesehatan dan kondisi ternak agar tetap optimal. Pemberian vitamin secara berkala ini merupakan salah satu upaya kami untuk meningkatkan produktivitas sekaligus memastikan program pembinaan kemandirian dapat berjalan secara berkelanjutan, ” ujar Nu’man.
Sementara itu, Kasubag Tata Usaha Lapas Terbuka Kendal, Yohanes Bosko Agung, selaku penanggung jawab kegiatan, menjelaskan bahwa pemberian vitamin dilakukan sebagai bagian dari pemeliharaan rutin.
“Vitamin diberikan setiap lima hari sekali dengan takaran yang sudah ditentukan, yaitu 200 ml untuk 15 liter air minum. Harapannya, kondisi burung puyuh tetap sehat, nafsu makan terjaga, tingkat stres dapat ditekan, dan pada akhirnya produksi telur bisa meningkat secara optimal, ” jelas Agung.
Menurutnya, peningkatan produktivitas tidak hanya memberikan manfaat dari sisi pembinaan bagi warga binaan, tetapi juga mendukung pengembangan kegiatan peternakan sebagai salah satu sumber hasil produktif Lapas Terbuka Kendal.
Melalui perawatan yang teratur dan pemberian nutrisi yang tepat, Lapas Terbuka Kendal optimistis budidaya burung puyuh dapat terus berkembang, menghasilkan produksi telur yang optimal, serta menjadi sarana pembelajaran bagi warga binaan dalam mengelola usaha peternakan secara profesional dan berkelanjutan.
(Humas LPT Kendal)






























