Lapas Terbuka Kendal Berinovasi, Warga Binaan Produksi Pakan Fermentasi Untuk Ayam KUB

1 day ago 8

Kendal – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Terbuka Kendal terus mendorong kegiatan kemandirian dan keterampilan bagi warga binaan melalui program inovasi pakan ternak. Pada Sabtu (04/07), Lapas Terbuka Kendal memproduksi pakan fermentasi untuk ayam Kampung Unggul Balitbangtan (KUB) secara mandiri.

Proses pembuatan pakan fermentasi tersebut dilakukan langsung oleh warga binaan di bawah pengawasan petugas Lapas. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan keterampilan kerja sekaligus mendukung program pembudidayaan ayam KUB yang telah dikembangkan di lingkungan Lapas Terbuka Kendal.

Penanggung jawa kegiata, Ayom Kusmo, menjelaskan bahwa pakan fermentasi dibuat menggunakan bahan-bahan yang mudah diperoleh namun memiliki kandungan gizi yang seimbang.

“Komposisi pakan ayam fermentasi ini terdiri dari pur ayam protein 50 persen, ampas tahu 30 persen, dedak bekatul 20 persen, serta ditambahkan azolla dan sayuran sisa dapur. Bahan-bahan tersebut difermentasi agar nilai gizinya meningkat dan lebih mudah dicerna oleh ayam, ” ujar Ayom Kusumo.

Menurutnya, pakan fermentasi ini diharapkan dapat menekan biaya produksi peternakan ayam di Lapas sekaligus memanfaatkan limbah organik yang ada di lingkungan sekitar, sehingga mendukung prinsip zero waste dan keberlanjutan.

Kepala Lapas Terbuka Kendal memberikan apresiasi atas inisiatif tersebut. “Kami sangat mendukung setiap inovasi yang dilakukan warga binaan. Kegiatan seperti ini tidak hanya memberikan keterampilan yang berguna bagi mereka setelah kembali ke masyarakat, tetapi juga membangun mentalitas produktif dan mandiri. Pakan fermentasi ini menjadi bukti bahwa Lapas Terbuka Kendal mampu mengoptimalkan sumber daya yang ada untuk mendukung program ketahanan pangan dan pemberdayaan, ” tegas Nu’man Fauzi.

Kegiatan ini diharapkan dapat terus dikembangkan, tidak hanya untuk kebutuhan internal Lapas, tetapi juga sebagai model usaha produktif yang dapat diterapkan warga binaan di kemudian hari.

Read Entire Article
Kuliner | Cerita | | |