Sapi Kurban 908 Kg dari Presiden Prabowo Mendarat di Desa Nepo Barru

1 week ago 9

BARRU – Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, didampingi Wakil Bupati Barru, menyerahkan Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) berupa sapi kurban dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Bantuan dalam rangka Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi ini disalurkan khusus untuk masyarakat Desa Nepo, Kecamatan Mallusetasi.
​Penyerahan berlangsung di Dusun Mareppang, Desa Nepo, pada Selasa sore (26/5/2026).

Acara ini turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Barru, Ketua PMI Barru, jajaran kepala dinas, unsur Forkopimca Mallusetasi, serta ratusan warga setempat.

​Dalam sambutannya, Andi Ina mengungkapkan rasa bangga dan syukurnya atas perhatian besar Presiden terhadap warga Kabupaten Barru, khususnya Desa Nepo.

​“Hari ini tentu kita patut berbangga dan mensyukuri nikmat Allah SWT. Tidak semua daerah mendapatkan rezeki ini, tetapi alhamdulillah bantuan dari Bapak Presiden ditempatkan di Desa Nepo, ” ujar Andi Ina disambut antusias masyarakat.

​Awalnya, sapi ini direncanakan untuk dibawa ke Dusun Pakka. Namun, karena keterbatasan transportasi, prosesi dipusatkan di Dusun Mareppang.

Kendati demikian, Bupati memastikan distribusi daging kurban setelah penyembelihan akan dibagi secara merata kepada masyarakat di kedua dusun tersebut.

​Pada momen tersebut, Andi Ina juga mengajak warga mendoakan Presiden Prabowo Subianto agar senantiasa diberi kesehatan dalam memimpin bangsa.

Ia juga menyinggung beberapa program nasional yang mulai berjalan di Barru, seperti Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan pembentukan Koperasi Merah Putih, di mana Desa Nepo menjadi salah satu pelopornya.

​Selain itu, Bupati berharap Kabupaten Barru dapat terus berkembang menjadi sentra pengembangan sapi eksotik bernilai ekonomi tinggi di Sulawesi Selatan.

​Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Barru, Andi Muhammad Nur, menjelaskan bahwa sapi Banmas Presiden ini merupakan jenis Limousine hasil pengembangan inseminasi buatan (IB) lokal Barru yang lahir di Desa Kading, Kecamatan Tanete Riaja.

​“Bobotnya mencapai sekitar 908, 5 kilogram berdasarkan timbangan April 2026. Harganya disepakati sebesar Rp88 juta dengan estimasi menghasilkan daging bersih sekitar 350 kilogram, ” jelas Andi Muhammad Nur.

Ia menambahkan, bantuan ini menjadi sinyal kuat dukungan pusat terhadap pengembangan sapi eksotik seperti Limousine, Brahman, Angus, dan Brangus di Barru.

​Kepala Desa Nepo, Muhammad Toaha, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas kepercayaan ini dan mengimbau warganya untuk terus mendukung program pemerintah pusat maupun daerah.

​Kegiatan ditutup dengan penyerahan secara simbolis sapi kurban, Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH), serta bingkisan kepada penerima bantuan oleh Bupati Barru beserta jajaran terkait.

Read Entire Article
Kuliner | Cerita | | |