GenPI.co - Seorang anak SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) dilaporkan meninggal dunia diduga akibat bunuh diri.
Siswa laki-laki berinisial YBS (10) ini ditemukan meninggal dengan cara gantung diri, Kamis (29/1) lalu.
Dikutip dari akun Instagram @ntt_talk, Selasa (3/2), peristiwa ini dipicu tekanan ekonomi keluarga dan keterbatasan alat belajar.
BACA JUGA: Longsor Tambang Timah di Bangka, 6 Pekerja Meninggal 1 Masih Dicari
Hal ini termasuk ketidakmampuan keluarganya memiliki pena untuk kegiatan sekolah sang anak.
“Anak tersebut berasal dari keluarga kurang mampu. Keterbatasan ekonomi membuatnya kesulitan memenuhi kebutuhan dasar pendidikan. Kondisi ini diduga menimbulkan tekanan psikologis berat hingga berujung pada tindakan tragis,” tulis @ntt_talk.
BACA JUGA: 2 Polisi Meninggal saat Menuju Lokasi Longsor Cisarua, Diberi Kenaikan Pangkat
Dalam proses olah TKP, polisi menemukan sepucuk surat yang kemungkinan ditulis korban untuk ibunya.
Surat tulisan tangan korban ditemukan di sekitar lokasi kejadian.
BACA JUGA: Longsor di Cisarua, 6 Meninggal dan 114 Orang Masih Dicari
Bunyi surat korban dalam bahasa daerah Ngada:
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

















































