Vietnam Tetap Tangguh di Tengah Tarif Trump, Ekspor ke AS Justru Melonjak

4 weeks ago 39
Vietnam Tetap Tangguh di Tengah Tarif Trump, Ekspor ke AS Justru Melonjak - GenPI.co
Ilustrasi. Di tengah deru gergaji mesin dan suara mesin pengamplas yang terus berdengung, ratusan pekerja Vietnam sibuk menyelesaikan pesanan. Foto: envato elements/By mohdizzuanbinroslan

GenPI.co - Di tengah deru gergaji mesin dan suara mesin pengamplas yang terus berdengung, ratusan pekerja Vietnam sibuk menyelesaikan pesanan di sebuah pabrik furnitur di pinggiran Kota Ho Chi Minh.

Mereka bekerja cepat untuk memenuhi permintaan furnitur kelas atas yang akan menghiasi hotel-hotel mewah dan hunian eksklusif di Timur Tengah, Eropa, serta Amerika Serikat.

Produk tersebut dihasilkan perusahaan furnitur berbasis di Vietnam, Jonathan Sowter, yang sejauh ini relatif tidak terguncang oleh kebijakan tarif yang diberlakukan Presiden AS Donald Trump.

BACA JUGA:  Jaga Daya Beli Masyarakat, Pemerintah Pastikan Tarif Listrik Tidak Naik

CEO Jonathan Charles mengatakan pesanan dari AS, yang menyumbang lebih dari separuh total bisnis, masih tetap stabil sepanjang 2025.

Hal itu membenarkan prediksi internal perusahaan bahwa operasi mereka mampu bertahan dari tekanan tarif.

BACA JUGA:  Pertumbuhan Ekonomi India Melejit, Tetapi Ekspor Mulai Tergerus Tarif AS

"Saya sempat panik selama sekitar satu jam. Namun, setelah dipikirkan lebih dalam, saya menyadari bahwa persaingannya tetap adil. Semua pesaing saya juga berada di Asia," ujar Charles, dilansir AFP, Senin (12/1).

Menurut dia, penambahan tarif 20 persen pada produk Vietnam tidak serta-merta membuat produksi di AS menjadi lebih murah.

BACA JUGA:  Tarif 15 Persen Trump Guncang Ekspor Jepang, Asia Jadi Penopang Utama

"Biaya produksi di AS bisa dua hingga tiga kali lipat lebih mahal untuk barang yang sama dengan yang kami hasilkan di sini," ujarnya.

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Read Entire Article
Kuliner | Cerita | | |