GenPI.co - BKPSDM Bali melakukan sejumlah strategi untuk menjalankan roda pemerintahan, di tengah tantangan banyaknya aparatur sipil negara (ASN) yang pensiun.
Kepala BKPSDM Bali I Wayan Budiasa mengatakan pihaknya melakukan redistribusi pegawai antarperangkat daerah, terutama OPD yang kelebihan pegawai ke OPD yang kekurangan.
“Kami petakan beban kerja. Jadi, tidak semuanya harus diisi oleh pegawai baru,” katanya dikutip dari Antara, Senin (12/1).
BACA JUGA: Anak Jalanan Bali Bakal Dijatah MBG, Tempat Penyaluran Dipikirkan
Dia mengungkapkan ada 610 ASN baik PNS maupun PPPK yang masuk masa pensiun di lingkungan Pemprov Bali pada 2025 lalu.
Mereka didominasi oleh jabatan staf dan jabatan fungsional. Banyaknya ASN yang pensiun itu, tentu berdampak pada beban kerja.
BACA JUGA: Wayan Koster Yakin Wisatawan Tak Kecewa, Tanpa Kembang Api Tahun Baru di Bali
“Terlebih, pada saat yang sama tidak ada rekrutmen calon pegawai negeri sipil maupun tenaga non-ASN,” tuturnya.
Sementara itu, jumlah ASN yang akan pensiun pada 2026 di lingkungan Pemprov Bali, mencapai 589 orang.
BACA JUGA: Wayan Koster Akui Kunjungan Wisatawan Turun, Tol Mulus di Jawa Disinggung
Jumlah itu, rinciannya yakni tiga pejabat eselon II, 23 pejabat eselon III, 16 pejabat eselon IV, dan 547 ASN jabatan staf dan fungsional.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News


















































