GenPI.co - Afrika Selatan memulai latihan angkatan laut bersama Rusia, Iran, dan China.
Dilansir AFP, Minggu (11/1), Afrika Selatan mengatakan manuver yang digelar di perairan lepas pantainya ini tidak hanya unjuk kekuatan militer, tetapi juga respons strategis terhadap meningkatnya ketegangan di jalur maritim global.
Latihan militer bertajuk Will for Peace 2026 ini dijadwalkan berlangsung selama satu minggu.
BACA JUGA: Perdamaian Regional Terancam, AS dan Jepang Soroti China
Dalam konteks ini, latihan angkatan laut yang dipimpin China dipandang memiliki makna politik yang kuat.
Komandan Gugus Tugas Gabungan Afrika Selatan Kapten Nndwakhulu Thomas Thamaha menyebut latihan ini lebih dari sekadar kegiatan militer rutin.
BACA JUGA: Ketegangan di Selat Taiwan Meningkat, Dunia Kecam Latihan Militer China
Menurut dia, latihan ini menjadi pernyataan sikap dan niat bersama BRICS.
BRICS awalnya beranggotakan Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan.
BACA JUGA: Isu Taiwan Picu Amarah China, Eksekutif dan Perusahaan Amerika Serikat Disanksi
Dalam beberapa tahun terakhir, blok ini terus berkembang dengan bergabungnya Mesir, Ethiopia, Iran, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Indonesia.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News


















































