GenPI.co - Australia mengumumkan siaga bencana setelah kebakaran meluluhlantakkan hamparan hutan yang luas di wilayah tenggara.
Gelombang panas yang menyelimuti negara bagian Victoria membuat suhu melonjak di atas 40 derajat Celcius.
Sementara itu, angin panas memperparah risiko kebakaran, menjadi salah satu kondisi paling berbahaya sejak bencana Black Summer pada 2019-2020.
BACA JUGA: Inovasi Ekstrem Dubai, Chef AI Pertama di Dunia Sajikan Menu Futuristis
Salah satu kebakaran paling merusak terjadi di dekat Longwood, kawasan yang sebagian besar masih ditutupi hutan asli dan menghanguskan hampir 150.000 hektare lahan.
Perdana Menteri Victoria Jacinta Allan memberikan wewenang penuh kepada petugas pemadam kebakaran untuk melakukan evakuasi.
BACA JUGA: Thailand Bantah Gencatan Senjata, Kamboja Ambil Langkah Ekstrem
"Ini semua tentang melindungi nyawa warga Victoria," ujarnya, dilansir AFP, Senin (12/1).
Komisaris Manajemen Darurat Tim Wiebusch mengatakan setidaknya 130 bangunan telah hancur di seluruh negara bagian.
BACA JUGA: Iklim Ekstrem Ancam Hidup Warga, Jepang Diguncang Gugatan Hukum
"Kami juga melihat banyak ternak, lahan pertanian, dan kebun anggur yang terkena dampak, bahkan hancur total," katanya.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News


















































