GenPI.co - Roket raksasa milik NASA yang akan membawa manusia kembali ke sekitar Bulan mulai bergerak menuju landasan peluncuran.
Dilansir AP News, Sabtu (17/1), hal itu menandai tahap penting menuju penerbangan berawak pertama mengelilingi Bulan dalam lebih dari setengah abad.
Jika seluruh persiapan berjalan lancar, misi bersejarah ini bisa diluncurkan paling cepat pada Februari mendatang.
BACA JUGA: Inovasi Teknologi Menguasai CES 2026: Chip AI, Robot Mewah, dan Star Wars
Roket setinggi 98 meter itu perlahan meninggalkan Gedung Perakitan Kendaraan di Kennedy Space Center, melaju dengan kecepatan sekitar 1,6 kilometer per jam.
Sorak-sorai mengiringi keluarnya Space Launch System (SLS) dari gedung bersejarah yang dahulu dibangun untuk roket Saturn V pada era Apollo.
BACA JUGA: Tiba di Bumi Setelah Wisata Luar Angkasa, Katy Perry Langsung Cium Tanah
Acara ini dipimpin administrator baru NASA, Jared Isaacman, bersama empat astronot yang akan menjalani misi tersebut.
Roket SLS dengan kapsul awak Orion di atasnya memiliki bobot sekitar 5 juta kilogram.
BACA JUGA: Jepang Sukses Luncurkan Roket Terkuat H3, Bawa Kargo ke Stasiun Luar Angkasa
Pengangkut raksasa peninggalan era Apollo dan pesawat ulang-alik telah dimodernisasi untuk mampu menahan beban ekstra.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News


















































