GenPI.co - Aktris Aurelie Moeremans mengangkat isu grooming dengan membagikan kisah pahitnya mengalami pelecehan saat berusia 15 tahun.
Pelecehan terhadap anak kini tidak hanya terjadi di dunia nyata, tetapi juga marak di ruang digital.
Media sosial, gim daring, dan aplikasi percakapan kerap dimanfaatkan pelaku untuk mencari korban.
BACA JUGA: Ngeri! Anak SD Terseret Motor Pencuri di Medan saat Cegah HP Dicuri
Penelitian menunjukkan bahwa 20 persen anak berisiko menjadi korban pelecehan daring.
Masalah ini bersifat global dan terus meningkat, terutama sejak pandemi.
BACA JUGA: Prilly Latuconsina Suka Jalan-Jalan, Destinasi Keren untuk Liburan Anak Muda
Riset mengungkapkan bahwa satu dari lima remaja pernah mengalami pelecehan daring.
Sekitar 9 persen anak di bawah umur dalam penelitian tersebut akhirnya bertemu langsung dengan pelaku dan lebih dari setengahnya mengalami kontak fisik.
BACA JUGA: Tips Agar Anak Tidak Bosan Makanan di Rumah, Sajikan Variasi Menu
Dampaknya sangat serius. Korban mengalami depresi, trauma berkepanjangan, dan ketakutan seumur hidup.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News


















































