GenPI.co - Ketua Majelis Syura Partai Ummat Amien Rais menyoroti langkah politik Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) yang totalitas mendukung PSI.
Amien Rais menilai pidato Jokowi pada Rakernas Partai Solidaritas Indonesia (PSI) pada akhir Januari di Makassar, bersifat subjektif.
“Tetapi, isi pidato yang berlangsung hanya beberama menit itu, bisa saya simpulkan Jokowi mengalami depresi,” katanya dikutip dari akun YouTube miliknya, Kamis (5/2).
BACA JUGA: Jokowi Mati-matian Demi PSI, Karena Kontribusinya Tak Diakui di PDIP
Dia menyebut Jokowi terlihat pucat. Namun, meyakinkan peserta Rakernas PSI kalau dirinya masih kuat datang ke mana saja.
“Tidak salah kalau Saya katakan Jokowi masih makan, minum, bernapas, dan lain-lain. Tetapi, penalarannya sudah rusak berat,” ujarnya.
BACA JUGA: PDIP Kaji Besaran Ambang Batas Parlemen untuk Pemilu 2029
Eks Ketua MPR itu menyebut Jokowi yakin PSI akan menjadi partai besar dan lolos Senayan, dengan ambang batas parlemen sebesar 4 persen.
Amien Rais menyinggung konsolidasi partai berlogo Gajah tersebut, yang digelar di Kota Semarang.
BACA JUGA: Pintu PDIP Tertutup untuk Gibran, Islah Politik Disebut Sulit Tercapai
“PSI Kota Semarang mengadakan rapat kerja. Tetapi, yang dibangun bukan kekompakan, melainkan perpecahan. Sebanyak 13 cabang walkout, dari 16 cabang,” tuturnya.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News


















































