Akademisi dan Aktivis Resah Kondisi Tanah Air, Barisan Oposisi Indonesia Dibentuk

3 hours ago 5
Akademisi dan Aktivis Resah Kondisi Tanah Air, Barisan Oposisi Indonesia Dibentuk - GenPI.co
Sejumlah aktivis, akademisi, hingga pegiat demokrasi membentuk Barisan Oposisi Indonesia (BOI), karena keresahan melihat kondisi Indonesia. (Foto: Antara/ Ernes Broning Kakisina)

GenPI.co - Sejumlah aktivis, akademisi, hingga pegiat demokrasi membentuk Barisan Oposisi Indonesia (BOI), karena keresahan melihat kondisi Indonesia.

Pembentukan BOI di Jakarta, Jumat (13/2) lalu, dihadiri oleh Guru Besar UI Sulistyowati Irianto, akademisi UNJ Ubedilah Badrun.

Kemudian, ada ekonomi Anthony Budiawan, peneliti senior Ikrar Nusa Bhakti, Direktur LIMA Ray Rangkuti, hingga aktivis demokrasi STF Alif Iman.

BACA JUGA:  Pengamat Sebut Anies Baswedan dan Ahok Berpeluang Jadi Simbol Oposisi

Sementara itu, mereka yang hadir secara daring, ada Guru Besar Unpad Susi Dwi Harijanti, Guru Besar UGM Zainal Arifin Mukhtar.

Nama lainnya, yakni ahli hukum Feri Amsari, dan Direktur Eksekutif Amnesty International Usman Hamid.

BACA JUGA:  Oposisi di Pemerintahan Prabowo, Ganjar Pranowo: Itu Saya Pribadi

Ubedilah Badrun alias Kang Ubed mengatakan situasi Indonesia, dalam kondisi yang memprihatinkan.

“Praktik demokrasi semakin rusak, korupsi merajalela, terus terjadinya pelanggaran HAM, kondisi lingkungan rusak, PHK terus terjadi,” katanya dikutip dari JPNN, Senin (16/2).

BACA JUGA:  Ganjar Pranowo Pilih Oposisi pada Pemerintahan Prabowo Subianto, Gerindra: Kami Hormati

Dia menilai Indonesia akan semakin terpuruk, jika tidak ada perubahan situasi pada sektor hukum, sosial, dan politik.

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Read Entire Article
Kuliner | Cerita | | |