Prabowo Subianto Disebut Perlu Negosiasi Limitasi Pelibatan TNI di ISF

3 hours ago 6
Prabowo Subianto Disebut Perlu Negosiasi Limitasi Pelibatan TNI di ISF - GenPI.co
Anton Aliabbas menilai Presiden Prabowo Subianto perlu negosiasi limitasi pelibatan TNI dalam ISF. (Foto: ANTARA/HO-BPMI Setpres/Muchlis Jr/pri)

GenPI.co - Anton Aliabbas menilai Presiden Prabowo Subianto perlu negosiasi limitasi pelibatan TNI dalam International Stabilization Force (ISF).

Kepala Center for Intermestic and Diplomatic Engagement (CIDE) itu mengatakan negosiasi bisa dilakukan, saat Prabowo hadir dalam KTT Board of Peace (BoP) alias Dewan Perdamaian.

KTT Dewan Perdamaian tersebut, rencananya digelar di Amerika Serikat, pada 19 Februari 2026 mendatang.

BACA JUGA:  Presiden Prabowo Sebut Ada Ahli Ekonomi Jelekkan Negara, Selalu Komentar Negatif

“Presiden punya ruang negosiasi secara langsung, mengenai limitasi pelibatan TNI di ISF,” katanya dikutip dari JPNN, Senin (16/2).

Dia menyampaikan improvisasi TNI di Gaza bisa dilakukan, dengan catatan Indonesia terlibat dalam penyiapan aturan main mengenai ISF sejak awal.

BACA JUGA:  Pidato di Depan Polri, Presiden Prabowo: Kita Tidak Bodoh

“Ini penting, untuk mitigasi potensi TNI di-fait accompli saat menjalankan tugas. Apalagi, belum banyak negara yang siap mengirim militernya untuk misi ISF,” ujarnya.

Sebelumnya, Indonesia sudah menyatakan siap mengirimkan 5-8 ribu pasukan militer dalam bendera ISF, di bawah Dewan Perdamaian.

BACA JUGA:  Presiden Prabowo Sebut Indonesia Diganggu, Jangan Dikira Nggak Tahu

Anton menilai pelibatan TNI dalam ISF di bawah Dewan Perdamaian, punya risiko dalam menjalankan misi di Gaza.

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Read Entire Article
Kuliner | Cerita | | |