GenPI.co - Mendagri Tito Karnavian merespons soal operasi tangkap tangan (OTT) KPK terhadap Wali Kota Madiun Maidi dan Bupati Pati Sudewo.
Tito Karnavian mengatakan terjeratnya kepala daerah dalam suatu kasus, merupakan tanggung jawab masing-masing.
“Kemendagri tidak bisa mengikuti (mengawasi) 24 jam. Mereka juga dipilih rakyat, maka pilih yang bagus,” katanya dikutip dari Antara, Rabu (21/1).
BACA JUGA: DPR Soal OTT Maidi dan Sudewo, Kemendagri Diminta Tingkatkan Pengawasan
Dia menyampaikan menjadi kepala daerah, berarti harus siap untuk sepenuhnya bekerja kepada rakyat.
“Kalau mau jadi kepala daerah, siap-siap kerja untuk rakyat dalam kondisi yang ada. Kalau berbuat buruk dan ketahuan, ya risiko,” ujarnya.
BACA JUGA: Bupati Pati Sudewo Batal Dimakzulkan, DPRD Pilih Opsi Rekomendasi Kinerja
Tito menyinggung pentingnya prinsip dasar penegakan hukum, supaya pejabat publik tidak sampai terseret kasus pidana.
“Bagaimana menjaga orang-orang itu tidak masuk penjara, karena pelanggaran. Kalau berulang terjadi, mungkin perlu memperhatikan sistemnya,” tuturnya.
BACA JUGA: Bupati Pati Sudewo Janji Perbaiki Kinerja Seusai Tak Jadi Dilengserkan
Dia menyebut sistem di pemeritahan yang mungkin belum baik, sehingga memicu pejabat publik berbuat buruk.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News


















































