GenPI.co - Perjuangan wanita untuk mendapatkan ruang yang setara di dunia pemadam kebakaran Selandia Baru memasuki babak baru.
Dilansir dari laman Fire and Emergency New Zealand, Rabu (21/1), komitmen terhadap keberagaman dan inklusivitas terus digaungkan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Selandia Baru.
Meski wanita (wahine) telah lama terlibat dalam layanan pemadam kebakaran, jumlah mereka masih jauh dari seimbang, khususnya di jajaran pimpinan.
BACA JUGA: Kendall Jenner Suka Pilates, Cara Mudah Agar Wanita Sibuk Tetap Energik
Hingga kini, hanya 6 persen petugas pemadam kebakaran di Selandia Baru yang berjenis kelamin wanita. Angka yang nyaris tidak berubah selama puluhan tahun.
Kondisi inilah yang mendorong 13 wahine toa (wanita kuat) untuk menantang narasi lama tersebut.
BACA JUGA: Hipnosis Terbukti Tingkatkan Kualitas Hidup Wanita Menopause, Kata Studi
Mereka meluncurkan Kalender Petugas Pemadam Kebakaran Wahine Toa, kalender pemadam kebakaran wanita pertama di Selandia Baru.
Di luar dugaan, kalender ini langsung terjual habis hanya dalam waktu 26 jam dan berhasil menggalang dana lebih dari 100 ribu dolar Selandia Baru untuk penelitian kanker payudara.
BACA JUGA: Viral Data Penumpang Wanita Diakses Oknum Pegawai KAI, Tahu Nama Usia dan Kontak WA
Kesuksesan ini juga dipicu strategi promosi yang tidak biasa.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News


















































