Raksasa Teknologi dan Startup Berebut AI Generatif di Perangkat Audio

3 weeks ago 34
Raksasa Teknologi dan Startup Berebut AI Generatif di Perangkat Audio - GenPI.co
Ilustrasi. Perusahaan teknologi kini fokus mengembangkan perangkat audio bertenaga kecerdasan buatan (AI) generatif.Foto: envato elements/by Lazy_Bear

GenPI.co - Perusahaan teknologi kini fokus mengembangkan perangkat audio bertenaga kecerdasan buatan (AI) generatif.

Selama bertahun-tahun, perusahaan rintisan (startup) telah mencoba memperluas fungsi headphone dari sekadar mendengarkan musik atau melakukan panggilan telepon.

Hampir satu dekade lalu, Waverly Labs dan Mymanu menambahkan terjemahan real-time, sedangkan Google mengikuti dengan asisten AI berbasis suara pada 2020.

BACA JUGA:  Teknologi Canggih di Rumah: Lemari Es Bertenaga AI dan Robot yang Bisa Memasak

Gelombang ini kemudian diikuti raksasa teknologi seperti Samsung dan Apple dengan fitur peredam kebisingan yang kini hampir menjadi standar.

Banyak startup yang fokus menyempurnakan teknologi ini untuk penggunaan khusus seperti yang dilakukan OSO dengan konsep asisten profesional.

BACA JUGA:  Xi Jinping Pamer Kekuatan Teknologi China, dari AI hingga Antariksa

Earbud OSO bisa merekam rapat dan mengekstrak elemen percakapan secara otomatis dengan bahasa sehari-hari.

Sementara itu, Viaim menawarkan layanan serupa dengan fokus pada interoperabilitas agar perangkatnya bisa digunakan di berbagai ponsel pintar.

BACA JUGA:  Midea Luncurkan Celest Inverter, AC Pintar dengan Teknologi AI Pertama di Kelasnya

"Jika kamu menggunakan merek ponsel selain iPhone, perangkat AI tidak tersedia. Di sinilah peluang earbud kami," kata CEO Viaim Shawn Ma, dilansir AFP, Selasa (20/1).

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Read Entire Article
Kuliner | Cerita | | |