GenPI.co - Bayangkan sebuah masa depan yang sangat dekat. Seorang anak masuk ke kursi belakang mobil dan seketika kabin menjadi hidup.
Tanpa sepatah kata pun, mobil mengenalinya, mengucapkan selamat ulang tahun, dan memutar lagu favoritnya.
"Bayangkan mobil memiliki jiwa dan menjadi perpanjangan dari keluargamu," ujar Kepala Global AI Generatif untuk Sektor Otomotif Nvidia Sri Subramanian, dilansir AP News, Minggu (18/1).
BACA JUGA: Xi Jinping Pamer Kekuatan Teknologi China, dari AI hingga Antariksa
Contoh yang dibagikan Subramanian itu menggambarkan arah perkembangan sistem kabin berbasis kecerdasan buatan (AI) yang makin canggih.
Bersamaan dengan itu, cakupan data pribadi yang bisa dikumpulkan, disimpan, dan dimanfaatkan kendaraan pintar juga makin luas.
BACA JUGA: Teknologi Canggih di Rumah: Lemari Es Bertenaga AI dan Robot yang Bisa Memasak
Di pameran Consumer Electronics Show (CES) 2026, mobil tidak lagi ditampilkan semata-mata sebagai mesin, tetapi sebagai "teman" yang mampu beradaptasi dengan pengemudi dan penumpang secara real-time.
Bahkan, kendaraan tersebut bisa memantau detak jantung, mendeteksi emosi, dan memberi peringatan jika bayi atau anak kecil tidak sengaja tertinggal di dalam mobil.
BACA JUGA: Investasi Teknologi Terbesar Microsoft di Asia, India Jadi Pusat AI Masa Depan
Bosch, misalnya, memperkenalkan ekstensi kendaraan berbasis AI terbaru yang bertujuan mengubah kabin mobil menjadi "pendamping proaktif".
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News


















































