GenPI.co - Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi jenazah kedua, peristiwa kecelakaan pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.
“Korban jenis kelamin peremuan, dievakuasi dari keadalam sekitar 350 meter,” kata Kepala Kantor Basarnas Makassar Muhammad Anwar Arif dikutip dari Antara, Rabu (21/1).
Dia mengungkapkan korban kedua tersebut, dievakuasi dari keadalam jurang yang punya tingkat kesulitan tinggi.
BACA JUGA: SAR Temukan Barang Pribadi Korban Kecelakaan Pesawat ATR di Jalur Ekstrem Bulusaraung
Proses evakuasi dilakukan bertahap dan hati-hati. Sebab, kondisi geografisnya berupa lembah curam, tebing terjang, sekaligus jarak pandang terbatas.
Arif menyampaikan tim SAR menggunakan teknik vertikal rescue dan koordinasi lintas unsur yang ketat, dalam prosesnya.
BACA JUGA: SAR Harap Ada Korban Selamat pada Kecelakaan Pesawat di Bulusaraung
“Jenazah dibawa ke Posko Tompobulu (Balocci Pangkep. Kemudian, diserahkan ke tim DVI,” tuturnya.
Dia menyebut total 1.075 personel terlibat dalam operasi SAR. Mereka dari berbagai unsur, yakni Basarnas, TNI, POlri, pemda, sukarelawan, komunitas pencinta alam, hingga medis.
BACA JUGA: KNKT Sebut Pesawat Menjadi Serpihan, Karena Tabrak Lereng Bulusaraung
Kemudian, ada dukunga alutsista darat dan udara, yang meliputi helikopter, pesawat intai, dan drone thermal.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News


















































