GenPI.co - Manajemen Perseta 1970 Tulungagung memastikan Firman Nugraha mengalami retak tulang rusuk bagian bawah setelah menerima tendangan brutal pada laga melawan PS Putra Jaya Pasuruan di Liga 4 PSSI Jawa Timur.
Manajer Perseta 1970 Tulungagung Rudi Iswahyudi menjelaskan insiden tersebut terjadi pada menit ke-72, Senin (5/1).
Saat itu, Firman berusaha merebut bola dari pemain PS Putra Jaya Pasuruan, Muhammad Hilmi Gimnastiar.
BACA JUGA: PSSI Tak Toleransi Kekerasan, Pemain Liga 4 Terancam Sanksi Seumur Hidup
Namun, alih-alih terjadi duel wajar, Firman justru menerima tendangan keras yang mengenai bagian dadanya.
"Firman terkena tendangan keras di bagian dada. Setelah kejadian itu, kondisinya sempat kejang dan harus segera mendapatkan penanganan medis di ambulans," ujar Rudi dikutip dari Antara, Selasa (6/1).
BACA JUGA: PSSI Ungkap Alasan John Herdman Pilih Timnas Indonesia dan Tolak CONCACAF
Meskipun sempat mendapat perawatan di lapangan, Firman memilih tidak langsung dibawa ke rumah sakit.
Dia merasa kondisinya mulai membaik dan masih bisa berkomunikasi dengan normal. Namun, situasi berubah beberapa jam kemudian.
BACA JUGA: Belajar dari Shin Tae Yong, PSSI Ingin Cetak Pelatih Lokal Selevel Nova Arianto
"Pada malam harinya, Firman mengeluhkan sesak napas dan rasa nyeri yang makin meningkat. Tim ofisial langsung mengambil langkah dengan membawanya ke RSUD Kabupaten Bangkalan untuk pemeriksaan lanjutan," kata Rudi.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News


















































