GenPI.co - Anggota Komisi VII DPR Novita Hardini menilai saat ini industri film Indonesia berada di persimpangan jalan.
Menurut Novita Hardini, industri film Indonesia berada di tengah momentum kejayaan dan ancaman struktural.
Oleh karena itu, Novita Hardini menilai industri perfilman tanah air membutuhkan solusi.
BACA JUGA: Review Film Ahlan Singapore: Luka Masa Lalu Bertemu Cinta yang Hangat
Politikus PDIP itu juga menyebut negara harus memberikan perlindungan terhadap industri film Indonesia.
"Tanpa keberpihakan nyata, kejayaan film Indonesia hanya akan jadi nostalgia, bukan masa depan," kata Novita, Senin (1/2).
BACA JUGA: Tantangan Rebecca Klopper Main Film Ahlan Singapore, Pakai Hijab, Suara Dituakan
Novita Hardini menyebut Panitia Kerja (Panja) Industri Film harus menjadi instrumen serius untuk membenahi ekosistem dan melindungi hak cipta.
Selain itu, Novita juga menilai Panja Industri Film harus memperkuat pembiayaan industri film tanah air.
BACA JUGA: Netflix Tayangkan Konser dan Film Dokumenter BTS, Isinya Momen Langka
Bintang film Buya Hamka itu juga meminta negara hadir penuh untuk menjaga keberlanjutan industri film Indonesia.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News


















































