GenPI.co - Pemilik kucing yang mati ditendang di Blora Firda Latifah Anwar menegaskan tidak bersedia menyelesaikan persoalan tersebut secara damai terhadap pelaku.
Firda mengaku pelaku sempat mendatangi rumahnya bersama sang istri, Lurah Karangjati, serta Bhabinkamtibmas pada Selasa (3/2) malam.
Kedatangan mereka untuk melakukan mediasi dan menyampaikan permintaan maaf.
BACA JUGA: Viral Kucing Ditendang hingga Mati di Blora, Polisi Selidiki Pelaku
"Datang membawa parsel buah dan menawarkan mengganti dengan kucing baru, tetapi kami menolak," kata dia, Sabtu (7/2).
Firda dan keluarga berharap kasus ini diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
BACA JUGA: 5 Kucing Uya Kuya Tunggu Diserahkan Sherina Munaf, Masih Dirawat di Klinik
"Kami ingin ada pertanggungjawaban secara hukum," beber dia.
Kasatreskrim Polres Blora AKP Zaenul Arifin mengatakan kasus dugaan penganiayaan kucing di Lapangan Kridosono, Kabupaten Blora, naik ke tahap penyidikan.
BACA JUGA: Sherina Munaf Diminta Klarifikasi Kasus Kucing Uya Kuya yang Dijarah
"Peningkatan status perkara dari penyelidikan ke penyidikan dilakukan setelah penyidik menemukan bukti permulaan yang cukup. Prosesnya masih terus berjalan," ungkap dia.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News


















































