GenPI.co - DPRD Bali mulai mengabsen anggota dewan setiap sidang paripurna, sebagai bentuk komitmen bekerja untuk rakyat.
“Kami merasa malu terhadap rakyat. Jadi, kami ingin memberi yang terbaik kepada rakyat,” kata Ketua DPRD Bali Dewa Made Mahayadnya, dikutip dari Antara, Rabu (21/1).
Pimpinan DPRD Bali dalam sidang paripurna mengabsen fraksi satu per satu. Kemudian, menyebut anggota yang mangkir dan alasannya.
BACA JUGA: Gerindra Jamin Kualitas Demokrasi Bali Tetap Terjaga, Jika Pilkada via DPRD Diterapkan
Dewa Mahayadnya menyampaikan langkah itu, untuk peningkatan kinerja. Apalagi, Bali menjadi peringkat pertama dalam destinasi di tingkat dunia.
“Harus ada peningkatan di legislatif maupun eksekutif. Absensi ini, diharapkan bisa membuat semua peduli pentingnya kehadiran di sidang,” ujarnya.
BACA JUGA: DPRD Bali Geram Lahan Sawah Menyusut, Pulau Dewata Terancam Jadi Metropolitan
Absensi tersebut, hanya berlaku saat sidang paripurna. Sementara itu, untuk rapat dengar pendapat (RDP), diberi kelonggaran.
“Kalau RDP kan sudah mengakomodir pimpinan pansus sesuai fraksi yang ada. Misal, ketua pansus PDIP, wakilnya dari Gerindra atau Golkar atau NasDem,” tuturnya.
BACA JUGA: Pemprov Bali Putar Otak, Hampir 1.200 ASN Pensiun Dalam 2 Tahun
Pimpinan DPRD Bali, sejauh ini belum mendapati ada legislator yang mangkir sidang tanpa alasan.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News


















































