GenPI.co - Ekspor otomotif China melonjak 21 persen sepanjang 2025, didorong peningkatan tajam pengiriman kendaraan listrik (EV).
Menghadapi persaingan ketat di pasar dalam negeri yang makin jenuh, para produsen mobil China mempercepat ekspansi ke pasar global.
Sepanjang 2025 ekspor kendaraan energi baru, termasuk kendaraan listrik dan hibrida plug-in, melonjak hampir dua kali lipat menjadi 2,6 juta unit.
BACA JUGA: Xi Jinping Pamer Kekuatan Teknologi China, dari AI hingga Antariksa
Menurut Asosiasi Produsen Otomotif China, total ekspor kendaraan China melampaui 7 juta unit.
Tren ekspor ini diperkirakan akan berlanjut pada tahun ini, seiring upaya produsen mobil mengatasi perang harga yang makin sengit di dalam negeri, di tengah melemahnya permintaan.
BACA JUGA: Trump Sebut China Ingin Kuasai Greenland, Pengamat: Omong Kosong
Sepanjang 2025 penjualan mobil penumpang di China naik 6 persen.
Namun, penjualan pada Desember tercatat turun 18 persen.
BACA JUGA: Buntu Dialog dengan Korea Utara, Korea Selatan Minta China Turun Tangan
Selama ini, industri otomotif China mendapat dorongan dari program subsidi tukar tambah pemerintah yang bertujuan mendukung masyarakat beralih ke kendaraan listrik.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News


















































