GenPI.co - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyatakan tidak akan melunasi pembayaran proyek pembangunan secara penuh, yang hasilnya kurang berkualitas.
Dedi mengatakan Pemprov Jawa Barat punya ketersediaan kas sebesar Rp 621 miliar, untuk melunasi sisa pekerjaan pembangunan.
Dia menyampaikan pembayaran proyek, akan dilakukan setelah Pemprov Jawa Barat melakukan audit hasil pekerjaan.
BACA JUGA: Viral Disebut Artis YouTube, Dedi Mulyadi Undang Pandji Keliling Jabar
“Melalui audit, akan diketahui kualitas pekerjaan itu. Apakah sangat baik, baik, atau kurang baik,” katanya dikutip dari Antara, Senin (12/1).
Politikus Partai Gerindra itu menekankan pentingnya akuntabilitas dalam pemakaian uang negara.
BACA JUGA: Buruh Siapkan Gugatan, Dedi Mulyadi Disebut Ubah Rekomendasi Upah Minimum
Eks Bupati Purwakarta itu menyampaikan tidak akan memberi toleransi pekerjaan yang tak sesuai spesifikasi.
“Kami tidak akan membayarkan semuanya untuk hasil pekerjaan yang kurang baik,” tuturnya.
BACA JUGA: Dedi Mulyadi Pastikan Tak Ada Pesta Kembang Api, Tahun Baru Diisi Doa Bersama
Dedi Mulyadi mengungkapkan sumber anggaran pelunasan proyek, dari Dana Alokasi Umum (DAU) dan setoran pajak kendaraan bermotor.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News


















































