GenPI.co - CEO Nvidia Jensen Huang menyebut robot sebagai imigran kecerdasan buatan (AI) yang bisa mengatasi kekurangan tenaga kerja global, khususnya di sektor manufaktur.
Pernyataan tersebut disampaikannya di sela-sela pameran teknologi Consumer Electronics Show (CES) 2026 Las Vegas.
Menanggapi kekhawatiran bahwa mesin akan menggantikan peran manusia, Huang justru menilai sebaliknya.
BACA JUGA: Bahlil Lahadalia Sebut Strategi Pemenangan Pemilu 2029 Beda, Teknologi Harus Dipakai
Menurut dia, kehadiran robot akan menciptakan lapangan kerja baru.
"Kita membutuhkan lebih banyak imigran AI untuk membantu pekerjaan di lantai produksi dan menangani tugas-tugas yang kini tidak lagi diminati manusia," ujar Huang, dilansir AFP, Sabtu (10/1).
BACA JUGA: Xi Jinping Pamer Kekuatan Teknologi China, dari AI hingga Antariksa
Robot kembali menjadi salah satu sorotan utama di CES tahun ini.
Berbagai perusahaan berharap teknologi robotika bisa berkembang dari produk baru menjadi perangkat yang benar-benar bermanfaat dan diterima luas oleh masyarakat.
BACA JUGA: Investasi Teknologi Terbesar Microsoft di Asia, India Jadi Pusat AI Masa Depan
Huang menilai revolusi robotika akan membantu mengatasi dampak penuaan populasi dan penurunan demografis.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News


















































