Catatan Dahlan Iskan: Jakarta Malang

1 day ago 13
 Jakarta Malang - GenPI.co
Dahlan Iskan. Foto: Ricardo/JPNN.com

GenPI.co - Antarumat itu terlihat begitu rukun. Gereja Katolik Katedral Malang sampai mengurangi ibadah misa: dari enam kali tinggal dua kali. Demi Nahdlatul Ulama (NU).

Sekolah dan masjid Muhammadiyah Malang disediakan untuk transit pengunjung dari luar kota: Demi NU.

Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) menyediakan layanan singgah lengkap dengan makanan dan minuman: Demi NU.

BACA JUGA:  Catatan Dahlan Iskan: Makan Susu

NU punya acara besar Sabtu-Minggu lusa di Malang: Mujahadah Akbar dalam rangka HUT ke-100 tahun –versi kalender Masehi.

Sebetulnya HUT ke-100 tahun itu sudah dilaksanakan di Jakarta. Di Istora Senayan. Pekan lalu. Tepat di hari kelahirannya: 31 Januari 1926.

BACA JUGA:  Catatan Dahlan Iskan: Bulan Bulat

Dua HUT itu juga sama: Demi NU. Yang di Jakarta demi NU-nya Gus Yahya. Yang di Malang demi NU-nya Kiai Akhyar.

"Sudah tidak bisa dirukunkan lagi," ujar KH Imam Jazuli, pendiri pondok pesantren terkemuka Cirebon, Bina Insan Mulia (BIMA).

BACA JUGA:  Catatan Dahlan Iskan: Buka Blak

Kiai Imam adalah doktor lulusan Al Azhar, Cairo. Pernah menjadi ketua cabang PDI-Perjuangan di Mesir.

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Read Entire Article
Kuliner | Cerita | | |