GenPI.co - Anggota Komisi I DPR TB Hasanuddin mengatakan Kemenlu RI wajib menentang tindakan Amerika Serikat (AS) terhadap Venezuela.
TB Hasanuddin menyebut tindakan AS di bawah Presiden Donald Trump tersebut, merupakan bentuk kesewenang-wenangan dan melanggar kedaulatan negara lain.
“Landasan sikap Indonesia sudah jelas, yakni mendukung kemerdekaan setiap bangsa dan menolak pelanggaran kedaulatan,” katanya dikutip dari Antara, Senin (5/1).
BACA JUGA: Pakar HAM PBB Kecam Penindasan yang Memburuk di Venezuela
Dia menyampaikan Indonesia melalui perwakilan tetapnya di PBB, harus proaktif mendorong penyelesaian tindakan sepihak itu, melalui koridor hukum internasional.
“Indonesia harus ikut menjaga marwah PBB, sebagai lembaga internasional yang bisa menyelesaikan konflik global, dengan beradab, adil, dan berbasis hukum,” ujarnya.
BACA JUGA: Partai Buruh Tolak Pilkada Melalui DPRD, Risiko Politik Uang Lebih Tinggi
Politikus PDIP itu mengungkapkan Venezuela adalah negara dengan cadangan minyak terbesar di dunia.
Dia menilai penangkapan Presiden Venezuela itu, berpeluang memunculkan gejolak geopolitik dan fluktuasi pasar minyak global.
BACA JUGA: Pilkada Melalui DPRD Disebut Pernah Gagal, Elite Diingatkan Soal Hak Rakyat
“Dampak ekonomi global harus diwaspadai. Terutama potesi lonjakan harga minyak, dan menyiapkan skenario mitigasi untuk stabilitas ekonomi nasional,” tuturnya.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

















































