GenPI.co - Sebanyak 5 kecamatan di Tangerang, Banten, masih terendam banjir akibat meluapnya aliran sungai karena curah hujan dengan intensitas tinggi.
Kepala BPBD Kabupaten Tangerang Ahmad Taufik mengatakan banjir sejak Minggu (11/1) melanda di 24 kecamatan dan 119 desa/kelurahan.
Total ada sebanyak 50.000 jiwa terdampak banjir di Tangerang ini.
BACA JUGA: 2 Sungai Besar Meluap, 3.162 Rumah Diterjang Banjir di Karawang
Ahmad menyebut tersisa 5 kecamatan yang masih terendam banjir dengan ketinggian debit air mencapai 40 cm sampai satu meter.
"Untuk lokasi yang masih terendam banjir itu, seperti di Kecamatan Kresek, Gunung Kaler, Kosambi, Jayanti dan yang terbaru di Tigaraksa. Ini karena intensitas hujan ekstrem sejak kemarin," kata dia, Kamis (22/1).
BACA JUGA: Kerugian Akibat Banjir di Kudus, Mencapai Rp 533 Miliar
Ahmad menjelaskan cuaca ekstrem terus berlangsung sehingga banjir kembali terjadi di 5 kecamatan, yakni Kecamatan Jayanti, Kresek, Kosambi, Gunung Kaler, dan Tigaraksa.
Di sisi lain, hal ini diperparah dengan meluapnya sejumlah aliran sungai seperti Cidurian, Cimanceuri dan Cidurian.
BACA JUGA: 815 Orang Mengungsi Akibat Banjir di Bekasi, Logistik Disalurkan
"Terutama kalau yang intensitas hujan tinggi itu di Tigaraksa kembali banjir. Kalau yang Gunung Kaler dengan Kresek itu penyebab banjirnya meluapnya air sungai Cidurian," terang dia.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News


















































