GenPI.co - Mendikdasmen Abdul Mu'ti menjanjikan menyelidiki peristiwa yang menimpa seorang siswa SD di NTT, belum lama ini.
Seorang siswa SD berusia 10 tahun yang ada di Kabupaten Ngada, NTT, mengakhiri hidupnya, karena tak mampu beli buku dan pena, sebesar Rp 10.000.
“Kami kami selidiki. Saya belum mengetahui informasinya,” katanya dikutip dari Antara, Rabu (4/2).
BACA JUGA: Miris! Anak SD di NTT Meninggal Bunuh Diri, Tinggalkan Surat untuk Ibu
Sekretaris Umum PP Muhammadiyah itu mengaku belum memperoleh informasi mengenai peristiwa yang memprihatinkan tersebut.
“Saya belum mengetahuinya. Nanti kami selidiki lagi ya, penyebabnya apa dan sebagainya,” tuturnya.
BACA JUGA: Sadis! Ayah dan Anak di NTT Tembak Kepala Kera, Polisi Tangkap Pelaku
Sementara itu, Mensos Saifullah Yusuf mengaku prihatin atas peristiwa yang cukup memilukan tersebut.
Pria yang akrab disapa Gus Ipul itu memastikan peristiwa yang dialami anak itu, menjadi perhatian pemerintah pusat, terutama Kemensos.
BACA JUGA: DPR RI Sambut Wacana Prabowo, Pengajaran Bahasa Portugis Diusulkan di NTT
“Kami turut berduka. Tentu ini menjadi atensi, bersama pemerintah daerah. Kami harus memperkuat pendampingan,” ujarnya.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News


















































