GenPI.co - Sebanyak 19 prajurit marinir masih belum ditemukan, dalam peristiwa tanah longsor di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.
KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali mengatakan total ada 23 personel yang menjadi korban bencana alam di Cisarua.
“Empat personel ditemukan meninggal dunia dan yang lain, masih dalam pencarian,” katanya dikutip dari Antara, Selasa (27/1).
BACA JUGA: Alih Fungsi Hutan Diduga Picu Longsor Cisarua, Wagub Jabar Akan Tindak Tegas
Dia mengungkapkan puluhan prajurit berada di daerah tersebut, karena sedang latihan dalam persiapan penugasan pengamanan wilayah perbatasan Indonesia dan Papua Nugini.
Ali menyampaikan cuaca tengah hujan selama dua hari, saat para prajurit berlatih di daerah Cisarua.
BACA JUGA: 2 Polisi Meninggal saat Menuju Lokasi Longsor Cisarua, Diberi Kenaikan Pangkat
“Kemungkinan, itu yang menjadi pemicu tanah longsor. Bencana juga menimpa warga satu desa. Prajurit kami kebetulan sedang berlatih,” ujarnya.
Dia menyatakan jajaran TNI AL terus melakukan pencarian terhadap 19 prajurit lainnya, yang menjadi korban bencana.
BACA JUGA: Dedi Mulyadi Usul Daerah Longsor di Cisarua, Dijadikan Hutan
Ali mengaku sudah mengerahkan alat berat dan drone, supaya mempercepat proses evakuasi para korban.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News


















































