GenPI.co - Banjir yang melanda Jakarta Barat menyisakan masalah besar baru berupa gunungan sampah.
Di Jalan Inspeksi Kali Mookevart, Rawa Buaya, volume sampah pascabanjir tercatat mencapai 187 ton.
Tumpukan sampah di Jakarta Barat tersebut sempat viral di media sosial.
BACA JUGA: Viral Video Warga Buang Sampah di Tengah Banjir Jakarta, Warganet Murka
Kondisi bantaran kali dipenuhi limbah rumah tangga, kayu, lumpur, hingga barang rusak akibat banjir di Jakarta.
"Total sampah tertangani 187 ton," kata Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup (Sudin LH) Jakarta Barat Achmad Hariadi, Selasa (27/1).
BACA JUGA: Gandeng Kertabumi, Cermati Fintech Group Olah Sampah Publikasi Jadi Kerajinan Tangan
Hariadi menjelaskan sampah berasal dari permukiman warga yang terdampak banjir, khususnya di Kelurahan Rawa Buaya.
Dia membeberkan sampah kemudian dikumpulkan di sepanjang bantaran Kali Mookevart sebelum diangkut ke lokasi pengolahan.
BACA JUGA: Buang Sampah ke Selokan saat Hujan Lebat, KPU Badung Disanksi
Pihaknya menangani sampah ini secara bertahap, yakni Minggu (25/1), berupa pembersihan sampah di rumah warga.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

















































