GenPI.co - Sebanyak 46 SPBU milik PT Shell Indonesia menjadi korban pencurian kabel penangkal petir (grounding) dengan total kerugian mencapai Rp 1 miliar.
Aksi pencurian masif ini terjadi di SPBU Shell di Jakarta, Bogor, hingga Karawang.
Head of Mobility Engineering PT Shell Indonesia Kamil Afrizal mengatakan pencurian kabel grounding bukan sekadar merugikan secara materi.
BACA JUGA: 11 Tahanan Polres Kampar yang Kabur Diburu Tim, Pelaku Pencurian dan Narkoba
Dia menyebut kabel ini merupakan komponen vital sistem keselamatan SPBU untuk mencegah risiko sambaran petir dan lonjakan listrik.
Hal ini berpotensi memicu kebakaran atau ledakan.
BACA JUGA: 9 Anggota Polda Bali Dipecat, Terlibat Kasus Pencurian Narkoba hingga Pelecehan Seksual
"Mungkin saat ini kami masih tahap estimasi untuk kerugiannya, diperkirakan mungkin sekitar Rp800 juta sampai Rp1 miliar," kata dia, dikutip Rabu (11/2).
Kamil menegaskan Shell Indonesia fokus memastikan keamanan operasional SPBU sekaligus mengawal proses hukum terhadap para pelaku.
BACA JUGA: Ya Ampun! 2 Anggota Polisi di Sumbar Terlibat Pencurian Uang Bank
“Kami menghormati proses hukum dan akan terus berkolaborasi dengan kepolisian agar operasional SPBU tetap aman dan selamat,” tegas Kamil.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News


















































