GenPI.co - Presiden Prabowo Subianto membuka opsi keluar dari Dewan Perdamaian Gaza, jika organisasi yang dibentuk Donald Trump itu, tidak mewujudkan Palestina merdeka.
Wakil Ketua MUI KH Cholil Nafis mengatakan Prabowo menyampaikan pernyataan itu, saat pertemuan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (3/2).
“Kalau tidak bisa melakukan perubahan, Beliau (Prabowo) siap keluar dari Dewan Perdamaian,” katanya dikutip dari Antara, Rabu (4/2).
BACA JUGA: Istana Bicara Iuran Dewan Perdamaian, Disebut Bagian Komitmen Indonesia
Prabowo dalam pertemuan dengan perwakilan ormas dan tokoh muslim itu menjelaskan alasan bergabung dalam Dewan Perdamaian Gaza.
Cholil berharap, jangan sampai pasukan perdamaian Indonesia di Gaza, melawan rakyat Palestina yang berjuang untuk merdeka.
BACA JUGA: Soal Rp 17 Triliun Iuran Dewan Perdamaian, Indonesia Diminta Dengar Jeritan Rakyat
“Kami tak ingin sekadar damai semu, mereka (rakyat Palestina) terjajah. Kami ingin mereka damai dan merdeka,” ujarnya.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri Sugiono membenarkan sikap Prabowo Subianto soal opsi keluar dari Dewan Perdamaian.
BACA JUGA: MUI Ungkap Ijtima Ulama Sudah Usul Pilkada Melalui DPRD, 13 Tahun Lalu
Dia mengungkapkan ada beberapa hal yang menjadi penekanan Indonesia, yakni situasi damai di Gaza, dan Palestina.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News


















































