GenPI.co - Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah merespons pengakuan Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) yang siap mati-matian demi PSI.
Dedi menilai pernyataan sikap politik Jokowi tersebut, kental dengan kepentingan pribadi daripada keinginan membesarkan partai.
Dia menyebut eks Wali Kota Surakarta itu berusaha menjaga keluarganya tetap berkuasa, melalui kerja keras di partai berlogo Gajah tersebut.
BACA JUGA: Mati-matian Demi PSI, Jokowi Disebut Mengibarkan Bendera Perang
“Jelas ini ambisi Jokowi. Bukan mengenai kepentingan partai politik lebih besar. Ini demi kepentingan kekuasaan keluarga Jokowi,” katanya dikutip dari JPNN, Rabu (4/2).
Dedi menilai PSI, telah menjelma menjadi partai keluarga Jokowi. Jadi, wajar eks Gubernur DKI Jakarta itu, ingin berjuang memenangkan parpol tersebut.
BACA JUGA: Mati-matian untuk PSI, Jokowi Dinilai Bukan Teladan dalam Politik
Menurut dia, langkah politik Jokowi untuk membesarkan PSI, berkaitan dengan upaya meningkatkan nilai tawar Gibran Rakabuming Raka.
“Upaya penuh Jokowi adalah hal lumrah. PSI adalah partai keluarga Jokowi. Jokowi tidak ada di partai lain, dan Gibran saat ini sebagai Wapres,” ucapnya.
BACA JUGA: Jokowi Mati-matian Untuk PSI, Disebut Ingin Antar Gibran Jadi Presiden di 2034
Sebelumnya, Jokowi menyatakan siap mati-matian berjuang untuk partai yang dipimpin putra bungsungnya, yakni Kaesang Pangarep.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News


















































