GenPI.co - Cedera tendon Achilles merupakan masalah muskuloskeletal yang sering terjadi pada seseorang yang aktif berolahraga.
Tendon Achilles merupakan tendon terbesar dan terkuat di tubuh manusia, yang berfungsi menghubungkan otot betis, yakni gastrocnemius dan soleus, dengan tulang tumit atau calcaneus.
Peran tendon Achilles sangat vital menunjang aktivitas sehari-hari, seperti berjalan, berlari, melompat, hingga berdiri jinjit.
BACA JUGA: Layvin Kurzawa Punya Riwayat Cedera Panjang, Persib Beri Pembelaan
Meskipun kuat, tendon Achilles tetap rentan mengalami cedera, khususnya pada olahraga yang melibatkan lompatan, perubahan arah mendadak, serta akselerasi tinggi, seperti futsal, sepak bola, basket, dan lari jarak jauh.
Apabila tidak ditangani dengan tepat, cedera pada tendon Achilles bisa menyebabkan gangguan mobilitas jangka panjang dan menurunkan kualitas hidup penderitanya.
Penyebab Cedera Tendon Achilles
BACA JUGA: Incar 1.000 Gol, Ronaldo: Insyaallah Jika Tidak Cedera
Cedera tendon Achilles bisa dipicu berbagai faktor. Salah satu penyebab paling umum ialah peningkatan intensitas atau frekuensi latihan secara tiba-tiba tanpa diimbangi adaptasi tubuh yang memadai.
Selain itu, penggunaan sepatu olahraga yang tidak sesuai atau sudah aus, otot betis yang kaku dan kurang fleksibel, serta kelainan struktur kaki seperti flat foot (kaki datar) juga bisa meningkatkan risiko cedera.
BACA JUGA: Bursa Transfer: Alexander Isak Cedera, Liverpool Incar Striker Atletico Madrid
Cedera pada tendon Achilles bisa muncul berbagai bentuk, mulai peradangan ringan (tendinitis), perubahan degeneratif kronis (tendinosis), hingga robekan parsial atau total.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

















































