GenPI.co - Ketua Banggar DPR Said Abdullah merespons keputusan pejabat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) mundur.
Said Abdullah menilai keputusan tersebut, menunjukkan sisi pertamnggungjawaban etik masih dipegang pejabat.
“Langkah beliau, bentuk pertanggungjawaban etik. Teladan yang jarah ada di negeri ini,” katanya dikutip dari JPNN, Sabtu (31/1).
BACA JUGA: PKB Soal Penghapusan Ambang Batas Parlemen, Bakal Tambah Jumlah Partai di DPR
Ketua dan Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, masing-masing yakni Mahendra Siregar dan Inarno Djajadi mundur.
Sebelumya, Direktur Utama BEI Iman Rachman meletakkan jabatannya pada Jumat (30/1) kemarin.
BACA JUGA: DPR Pilih Adies Kadir Jadi Hakim MK, Disebut untuk Misi Rahasia Politik
Tiga pejabat itu mundur, seusai Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok pada Selasa (28/1) dan perdagangan sesi I pada Rabu (29/1).
Politikus PDIP itu pun berharap mundurnya tiga pejabat itu, ditangkap positif oleh bursa bahwa masih ada pengurus, regulator, dan pengawas sektor pasar modal yang berintegritas.
BACA JUGA: DPR Sambut Gagasan Prabowo, Siap Dorong Sekolah Dilengkapi Lapangan Bola
“Menurut saya, ini menjadi sinyal yang baik untuk memperkuat kepercayaan ke investor,” tuturnya.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News


















































