Catatan Dahlan Iskan: Sebenar KDRT

1 hour ago 5
 Sebenar KDRT - GenPI.co
Dahlan Iskan. Foto: Disway

GenPI.co - "Bah..." katanyi manja. "Bah..." katanyi lagi. Dia memang biasa memanggil mertua laki-lakinyi dengan panggilan ''Bah'' –singkatan bahasa Arab ''Abah'', ayah.

"Saya jadi korban KDRT," lanjut Ivo, sang menantu, sambil ucek-ucek mata.

Awalnya, sang mertua kaget. Anak Pak Iskan itu tidak pernah mendengar suami Ivo berbuat kasar kepada sang istri.

BACA JUGA:  Catatan Dahlan Iskan: Tarim Duduk

Setelah manjanyi reda sang mertua baru tahu: KDRT itu benar-benar terjadi. Dilakukannya di jalan raya. Sepanjang 1.500 km.

"Semua ini gara-gara anak Abah," katanyi lagi.

BACA JUGA:  Catatan Dahlan Iskan: Tarim Bayi

Sang suami, baru genap satu bulan menjalani operasi lutut –gara-gara di masa nan lalu. Saat main bola. Ia pemain penyerang klub sepak bola Askring: asal keringetan, asal berkeringat.

Meski belum lama operasi lutut, cucu Pak Iskan itu sudah mau ikut gowes sejauh 600 km. Ia merasa sudah kuat.

BACA JUGA:  Catatan Dahlan Iskan: Tarim Tanah

Sejak tiga minggu setelah operasi ia sudah latihan naik sepeda. Setiap hari. Awalnya 20 km. Akhirnya bisa 200 km. Lalu ia ingin ikut yang 600 km.

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Read Entire Article
Kuliner | Cerita | | |