GenPI.co - Para peneliti memperingatkan bahwa Australia berisiko menghadapi perang biologis atau pandemi baru jika pemerintah gagal memenuhi komitmen pendanaan untuk penelitian medis.
Bersama akademisi dan dokter, anggota parlemen independen Monique Ryan mendesak pemerintah menyalurkan dana miliaran dolar yang telah dialokasikan untuk riset kesehatan.
Dana Masa Depan Penelitian Medis yang dibentuk pada 2015, dijanjikan akan menyalurkan hingga USD 1 miliar per tahun setelah saldo mencapai USD 20 miliar.
BACA JUGA: Gagal Juara Australian Open 2025, Fajar/Fikri Puji Raymond/Nikolaus
Kini saldonya sudah lebih dari USD 24 miliar, tetapi pencairan dana tetap berhenti di angka USD 650 juta per tahun selama 10 tahun terakhir.
"Secara riil, belanja pemerintah dari dana tersebut menurun," ujar Ryan, dilansir Australian Associated Press, Jumat (28/11).
BACA JUGA: Krisis Memburuk, Kemiskinan Anak di Australia Naik 33 Persen
Dia menyebut banyak peneliti awal dan menengah karier terpaksa meninggalkan dunia penelitian karena minimnya pendanaan serta tidak adanya prospek karier.
Padahal, berbagai proyek yang didukung dana tersebut terbukti memberikan hasil signifikan, baik secara medis maupun ekonomi, bahkan melampaui target tingkat pengembalian yang ditetapkan.
BACA JUGA: UU Lingkungan Australia Tuai Kritik, Dinilai Lemah dan Tidak Sentuh Krisis Iklim
Pemimpin Akademi Ilmu Pengetahuan Australia Anna-Maria Arabia menilai investasi riset kesehatan tidak hanya soal keuntungan finansial, tetapi juga berkaitan langsung dengan keamanan nasional.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News


















































