GenPI.co - Sebanyak 118 siswa SMA Negeri 2 Kudus diduga mengalami keracunan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus Mustiko Wibowo mengatakan jumlah siswa diduga keracunan MBG semula 70 siswa bertambah menjadi 118.
"Hasil pendataan kami hingga saat ini jumlah siswa yang dirawat mencapai 118 orang dan tersebar di tujuh rumah sakit," kata dia, Kamis (29/1).
BACA JUGA: DPR: Petugas MBG Diangkat Jadi ASN, Guru Hidup dengan Honor Rp 200 Ribu
Seratusan siswa ini dirawat di RSUD Loekmono Hadi Kudus 28 orang, RS Mardi Rahayu Kudus 22 orang, dan RS Sarkies Aisyiyah 19 orang.
Selain itu, para siswa juga dilarikan ke RSI Kudus 14 orang, RS Kumala Siwi 13 orang, RS Kartika 9 orang, dan RS Aisyiyah 13 orang.
BACA JUGA: Heboh! Menu MBG di Lebak Banten Berisi Telur dan Jagung Mentah
Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kehumasan SMAN 2 Kudus Dwiyana menjelaskan siswa yang menjalani perawatan sebagian sudah dirawat sejak Rabu (28/1) malam.
Dwiyana membeberkan para guru lebih dulu merasakan gejala diduga keracunan setelah menyantap MBG dari SPPG Purwosari.
BACA JUGA: Heboh MBG di Bangkalan, Ada Ulat di Buah hingga Harga Menu Dipertanyakan
MBG ini diterima SMAN 2 Kudus pada Rabu (28/1) sekitar pukul 11.15 WIB, lalu dibagikan kepada siswa serta guru pukul 11.45 WIB.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

















































