GenPI.co - Thailand menuduh Kamboja melanggar gencatan senjata yang telah berlangsung selama lebih dari 10 hari.
Tembakan mortir lintas perbatasan disebut melukai seorang tentara Thailand.
Kementerian Luar Negeri Thailand mengatakan pasukannya tidak membalas serangan.
BACA JUGA: Jelang Lawan Thailand, Pelatih Timnas Futsal Indonesia U-19 Lakukan Evaluasi
Thailand segera menghubungi Phnom Penh untuk memverifikasi kejadian dan pihak Kamboja menyebut insiden tersebut hanyalah sebuah kecelakaan.
Thailand pun mendesak Kamboja menyampaikan permintaan maaf.
BACA JUGA: Cinta Laura Meditasi di Thailand, Tren Wisata Kesehatan yang Wajib Dicoba
Thailand memperingatkan jika insiden serupa terjadi lagi, mereka mungkin akan melakukan pembalasan.
Menurut militer Thailand, seorang tentara terluka pada lengan kanannya setelah pasukan Kamboja menembakkan mortir ke Provinsi Ubon Ratchathani.
BACA JUGA: Konflik Belum Usai, Kamboja Tuduh Thailand Caplok Desa Perbatasan
Di sisi Kamboja, juru bicara Kementerian Pertahanan Maly Socheata mengatakan dua tentaranya terluka.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News


















































