GenPI.co - Destinasi wisata Sungai Lokop, Aceh Timur, berubah menjadi lapangan pasir akibat bencana banjir akhir November 2025.
Kepala Disparpora Aceh Timur Syahril mengatakan dampak bencana banjir terhadap sektor pariwisata cukup signifikan.
“Alur Sungai Lokop sudah tidak di jalur semula. Sungai yang awalnya jadi destinasi wisata, kini jadi lapangan pasir,” katanya dikutip dari Antara, Senin (5/1).
BACA JUGA: PLN Dukung Huntara Aceh Tamiang, Listrik Aman dan Andal Siap Digunakan
Dia mengungkapkan banjir meyebabkan aliran sungai berpindah sampai kaki gunung. Dampaknya, wilayah yang awalnya ramai wisatawan pun tidak bisa difungsikan.
“Data sementara, sekitar 80 persen objek wisata di Aceh Timur terdampak. Ada yang rusak ringan, sedang, dan berat,” ujarnya.
BACA JUGA: Bupati Minta Prabowo Subianto Beri BLT Rp 1 Juta Per KK di Aceh Tamiang
Syahril menyampaikan kerusakan paling parah pada wisata pantai dan alam di daerah aliran Sungai Lokop.
Sungai Lokop yang awalnya dikenal memiliki air jernih dan keindahan alam itu, berubah total dan membutuhkan penanganan serius.
BACA JUGA: Banjir Kembali Terjang Aceh Tamiang, Akibat Tanggul Belum Diperbaiki
Dia menyebut semua pondok wisata di sepanjang pantai juga rusak, akibat terjangan banjir dan gelombang laut.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News


















































