GenPI.co - Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Purwosari di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah meminta maaf kepada masyarakat atas kasus dugaan keracunan makanan menu program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Insiden ini mengakibatkan sedikitnya 118 siswa SMAN 2 Kudus diduga mengalami keracunan.
"Kami siap bertanggung jawab penuh atas kejadian tersebut, termasuk mengganti biaya pengobatan siswa yang terdampak," kata Kepala SPPG Purwosari Nasihul Umam, Kamis (29/1).
BACA JUGA: DPR: Petugas MBG Diangkat Jadi ASN, Guru Hidup dengan Honor Rp 200 Ribu
Nasihul meminta masyarakat diminta bersabar menunggu hasil pemeriksaan laboratorium menu MBG dari SPPG-nya.
"Kami tetap berkomitmen untuk bertanggung jawab penuh dan melakukan evaluasi agar kejadian serupa tidak terulang," tegas dia.
BACA JUGA: Heboh! Menu MBG di Lebak Banten Berisi Telur dan Jagung Mentah
Dia membeberkan insiden ini berawal dari laporan SMA Negeri 2 Kudus terkait adanya sejumlah siswa mengalami diare.
Salah satu siswa bahkan harus dibawa ke Instalasi Gawat Darurat (IGD).
BACA JUGA: Viral MBG Isi Buah dan Lalapan Tanpa Lauk, BGN: Video Menyesatkan dan Salah Sekolah
"Saya ditelepon pihak PIC (Person in Charge) atau penanggung jawab MBG sekolah SMA 2 Kudus yang menyampaikan ada siswa yang diare, ada yang ke UGD, dan ada juga yang tidak masuk sekolah," terang dia.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News


















































