
GenPI.co - Sekjen Partai NasDem Hermawi Taslim merespons terkait semakin menguat sinyal bergabungnya Jokowi ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Spekulasi bergabungnya Presiden ke-7 Joko Widodo alias Jokowi ke PSI beberapa waktu belakangan semakin menguat.
Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep pun menyambut baik pergantian nama menjadi Partai Terbuka, yang merupakan konsep gagasan Jokowi.
BACA JUGA: Peluang Jokowi Bergabung ke PSI, Pakar: Kemungkinan Itu Ada
Sementara itu, Jokowi yang memiliki kedekatan dengan sejumlah partai masih belum mempunyai kendaraan politik setelah dipecat PDIP.
Hermawi Taslim mengatakan kedekatan NasDem dengan Jokowi adalah silaturahmi politik pihaknya.
BACA JUGA: Pengamat: Kolaborasi Kaesang dan Jokowi Bisa Meningkatkan Suara PSI di Pemilu 2029
“NasDem mengembangkan politik silaturahmi. Berusaha dekat dengan semua kalangan. Jadi tidak terbatas hanya dengan Jokowi,” katanya dikutip dari JPNN.com, Jumat (28/3).
Dia menyampaikan menghormati keputusan Jokowi, termasuk jika nantinya bergabung dengan PSI.
BACA JUGA: Sinyal Bergabungnya Jokowi ke PSI Menguat, Golkar: Ada Hitungan Politik
“NasDem menghormati pilihan politik semua pihak. Jadi biasa-biasa saja jika seseorang mendekat ke parpol tertentu. Semisal Jokowi dekat dengan PSI, biasa saja,” ujarnya.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News